Tentang Janji

Janji adalah hutang!!

Hutang itu harus di bayar lunas bagaimanapun caranya, apabila sampai kita mati belum terbayarkan hutang itu maka keturunan/keluarga kitalah yang harus melunasinya. Begitu pula apabila kita telah berjanji maka wajiblah kita untuk melakukan apa yang sudah kita janjikan bagaimanapun caranya.

Apabila kita berhutang kepada seseorang atau perusahaan, demi kepercayaan pasti kita memberikan jaminan tertentu kepada pihak yang kita hutangi sebagai jaminan apabila hutang tak terbayarkan. Lalu bagaimana dengan janji? sama seperti hutang, janji/sumpah juga ada jaminannya dan kebanyakan bukan berbentuk benda atau surat2 melainkan sumpah kepada tuhan atau orang yang kita sayangi kalau kita akan sungguh2 melaksanakan apa yang sudah menjadi janji kita..

  • Demi Allah, aku janji….
  • Demi Ibu Bapakku..
  • Demi Saudaraku..
  • Dll.

Kita semua tahu kalau kita melanggar janji dengan jaminan seperti diatas maka di akhiratlah kita akan membayarnya..

Orang yang melanggar janjinya bisa di katakan dia telah menjilat ludahnya sendiri, dia telah menyakiti orang yang telah ia beri janji..

Bagaimana apabila kita telah terlanjur melanggar janji kita? Apabila kita masih bernafas berarti kita masih diberi kesempatan untuk MINTA MAAF dengan cara memperbaiki dan melaksanakan apa yang telah kita janjikan, dengan begitu dosa kita akan sedikit berkurang karena telah melanggar janji.

Jangan berjanji apabila kita sendiri merasa tidak mampu untuk memenuhinya!!

2 thoughts on “Tentang Janji

Leave a Reply